Jumaristoho's Blog

Just another WordPress.com site

Bisnis

BISNIS

Pengertian bisnis adalah suatu usaha memenuhi kebutuhan manusia, organisasi ataupun masyarakat luas dengan motif mencari keuntubagi sebagian orang merupakan tempat pencarian penghasilan yang membebaskan.

Tujuan bisnis tidak lebih dan tidak lain adalah memperoleh keuntungan karena semua orang yang berbisnis mulanya berawal dari fikiran-fikiran dan keinginan mereka untuk memperoleh keuntungan sehingga muncul inisiatif untuk menjalankan bisnis dari keinginan mereka tersebut.
Meskipun tujuan utama mereka adalah memperoleh keuntungan namun hal tersebut bukan berarti bahwa mereka tidak mempunyai tujuan lain selain tujuan tersebut, masih banyak tujuan-tujuan para pembisnis yang ingin mereka raih dan tujuan antara satu dan yang lainya bisa saja berbeda. Tujuan lain yang ingin dicapai oleh pelaku bisnis itu diantaranya :
-Ingin mencukupi berbagai kebutuhannya
-Untuk memakmurkan keluarga
-Ingin namanya dikenal banyak orang
– Karena ingin menjadi penerus usaha keluarga
-Ingin mencoba hal baru
-Ingin memanfaatkan waktu luang
-Ingin mempunyai usaha sendiri dan tidak bekerja pada orang lain.
-Ingin mendapat simpati. Dsb.

Berikut adalah beberapa saran tentang bagaimana untuk memilih atau menemukan peluang yang baik.

  1. Lupakan apa pun yang menjanjikan uang besar dengan sedikit atau tidak bekerja sama sekali.  Sebuah peluang usaha yang dapat diandalkan akan menunjukkan bagaimana Anda bisa bekerja keras untuk membangun penghasilan tetap.  Mengharapkan untuk memperoleh beberapa ratus sebulan untuk kerja paruh waktu.  Jika Anda bersedia untuk menempatkan diri Anda ke kesempatan penuh waktu, Anda dapat berharap untuk akhirnya mendapatkan pendapatan yang cukup besar dengan mudah dapat melebihi apa yang dapat Anda peroleh dengan pekerjaan tetap.
  2. Kesempatan datang dan pergi. Sebagian besar program-program baru hilang dalam waktu tiga tahun. Sejumlah orang telah bekerja selama berbulan-bulan untuk mendapatkan bersenandung organisasi mereka hanya untuk melihat perusahaan keluar dari bisnis. Mencari perusahaan yang masih baik setelah setidaknya lima tahun.
  3. Pastikan Anda memiliki produk atau layanan yang kompetitif di pasar. Tidak peduli berapa banyak hype emas menyertai sebuah produk, Anda tidak bisa menjual jika lingkungan pelanggan Anda menawarkan sesuatu yang lebih baik pada harga yang lebih rendah.
  4. Waspadalah terhadap kesempatan yang menjanjikan kekayaan kepada Anda.
  5. Cari kesempatan yang akan membiarkan Anda menggabungkan cara pintar berpromosi di internet dengan kesempatan untuk menjual ke teman-teman dan tetangga, Anda akan tetap membuat sebagian besar penjualan Anda kepada orang-orang di komunitas Anda.
  6. Akhirnya,  ini adalah yang paling penting, pilihlah peluang bisnis yang Anda benar-benar percaya.  Anda dapat dengan mudah menjual  kepada siapa pun selama Anda benar-benar yakin bahwa produk atau jasa adalah memiliki nilai yang sangat baik. Bergabunglah dengan sebuah perusahaan besar dan nyata yang akan membuat Anda bangga untuk menunjukkan produk mereka ke teman-teman terbaik Anda.

Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Menghadapi Persaingan di Bisnis

1.  Berpikir sesuai dengan kenyataan yang ada. Apa maksudnya itu ? maksudnya disini adalah bagaimana anda harus berpikir sesuai dengan Realita yang ada.

2. Selalu Belajar dan Belajar. Perkembangan di dunia bisnis  ini sangatlah cepat. Maka dari itu, anda dituntut untuk belajar dan terus belajar.

3. Atur waktu anda sebaik mungkin. Maksudnya disini adalah bagaimana anda bisa membagi waktu yang anda miliki dengan sebaik-baiknya. Ada kalanya anda harus berkumpul dengan keluarga, berinteraksi dengan orang lain, makan, tidur, bekerja offline.

4. Selalu Berinovasi. Perlu inovasi dan juga kreatifitas kita  sebagai seorang owner/leader  . Walaupun sebuah inovasi kecil, tapi hal itu bisa membuat perubahan baik dari segi pendapatan maupun kualitas dan kuantitas

Perkembangan Etika Bisnis

Berikut perkembangan etika bisnis menurut Bertens (2000):

1. Situasi Dahulu

Pada awal sejarah filsafat, Plato, Aristoteles, dan filsuf-filsuf Yunani lain menyelidiki bagaimana sebaiknya mengatur kehidupan manusia bersama dalam negara dan membahas bagaimana kehidupan ekonomi dan kegiatan niaga harus diatur.

2. Masa Peralihan: tahun 1960-an

ditandai pemberontakan terhadap kuasa dan otoritas di Amerika Serikat (AS), revolusi mahasiswa (di ibukota Perancis), penolakan terhadap establishment (kemapanan). Hal ini memberi perhatian pada dunia pendidikan khususnya manajemen, yaitu dengan menambahkan mata kuliah baru dalam kurikulum dengan nama Business and Society. Topik yang paling sering dibahas adalah corporate social responsibility.

3. Etika Bisnis Lahir di AS: tahun 1970-an

sejumlah filsuf mulai terlibat dalam memikirkan masalah-masalah etis di sekitar bisnis dan etika bisnis dianggap sebagai suatu tanggapan tepat atas krisis moral yang sedang meliputi dunia bisnis di AS.

4. Etika Bisnis Meluas ke Eropa: tahun 1980-an

di Eropa Barat, etika bisnis sebagai ilmu baru mulai berkembang kira-kira 10 tahun kemudian. Terdapat forum pertemuan antara akademisi dari universitas serta sekolah bisnis yang disebut European Business Ethics Network (EBEN).

5. Etika Bisnis menjadi Fenomena Global: tahun 1990-an

tidak terbatas lagi pada dunia Barat. Etika bisnis sudah dikembangkan di seluruh dunia. Telah didirikan International Society for Business, Economics, and Ethics (ISBEE) pada 25-28 Juli 1996 di Tokyo.

Pengertian Etika Bisnis

Etika bisnis merupakan studi yang dikhususkan mengenai moral yang benar dan salah. Studi ini berkonsentrasi pada standar moral sebagaimana diterapkan dalam kebijakan, institusi, dan perilaku bisnis (Velasquez, 2005).

Dalam menciptakan etika bisnis, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain adalah:

1. Pengendalian diri

2. Pengembangan tanggung jawab social (social responsibility)

3. Mempertahankan jati diri dan tidak mudah untuk terombang-ambing oleh pesatnya perkembangan informasi dan teknologi

4. Menciptakan persaingan yang sehat

5. Menerapkan konsep “pembangunan berkelanjutan”

6. Menghindari sifat 5K (Katabelece, Kongkalikong, Koneksi, Kolusi, dan Komisi)

7. Mampu menyatakan yang benar itu benar

8. Menumbuhkan sikap saling percaya antara golongan pengusaha kuat dan golongan pengusaha ke bawah

9. Konsekuen dan konsisten dengan aturan main yang telah disepakati bersama

10. Menumbuhkembangkan kesadaran dan rasa memiliki terhadap apa yang telah disepakati

11. Perlu adanya sebagian etika bisnis yang dituangkan dalam suatu hokum positif yang berupa peraturan perundang-undangan

Cara memilih atau menemukan peluang yang baik dan tepat

Ada banyak peluang bisnis  di sekitar kita dan banyak juga dari peluang itu adalah penipuan.  Berikut adalah beberapa saran tentang bagaimana untuk memilih atau menemukan peluang yang baik :

1 .Lupakan apa pun yang menjanjikan uang besar dengan sedikit atau tidak bekerja sama sekali.  Sebuah peluang usaha yang dapat diandalkan akan menunjukkan bagaimana Anda bisa bekerja keras untuk membangun penghasilan tetap.  Mengharapkan untuk memperoleh beberapa ratus sebulan untuk kerja paruh waktu.  Jika Anda bersedia untuk menempatkan diri Anda ke kesempatan penuh waktu, Anda dapat berharap untuk akhirnya mendapatkan pendapatan yang cukup besar dengan mudah dapat melebihi apa yang dapat Anda peroleh dengan pekerjaan tetap.

2.Kesempatan datang dan pergi. Sebagian besar program-program baru hilang dalam waktu tiga tahun. Sejumlah orang telah bekerja selama berbulan-bulan untuk mendapatkan bersenandung organisasi mereka hanya untuk melihat perusahaan keluar dari bisnis. Mencari perusahaan yang masih baik setelah setidaknya lima tahun.

3. Pastikan Anda memiliki produk atau layanan yang kompetitif di pasar. Tidak peduli berapa banyak hype emas menyertai sebuah produk, Anda tidak bisa menjual jika lingkungan pelanggan Anda menawarkan sesuatu yang lebih baik pada harga yang lebih rendah.

4. Waspadalah terhadap kesempatan yang menjanjikan kekayaan kepada Anda.

5. Cari kesempatan yang akan membiarkan Anda menggabungkan cara pintar berpromosi di internet dengan kesempatan untuk menjual ke teman-teman dan tetangga, Anda akan tetap membuat sebagian besar penjualan Anda kepada orang-orang di komunitas Anda.

6.Akhirnya,  ini adalah yang paling penting, pilihlah peluang bisnis yang Anda benar-benar percaya.  Anda dapat dengan mudah menjual  kepada siapa pun selama Anda benar-benar yakin bahwa produk atau jasa adalah memiliki nilai yang sangat baik. Bergabunglah dengan sebuah perusahaan besar dan nyata yang akan membuat Anda bangga untuk menunjukkan produk mereka ke teman-teman terbaik .

Bagaimana Cara Mengatasi Resiko Bisnis?

Banyak orang berpendapat, bahwa salah satu ciri entrepreneur  yaitu berani mengambil resiko. Resiko keluar dari zona kenyamanan yang didapat selama ini, dan masuk ke dalam zona baru yang penuh dengan ketidakpastian. Namun yang perlu digaris bawahi adalah, seorang entrepreneur sukses bukanlah orang yang berani mengambil resiko saja. Tapi mereka juga harus bisa mengelola segala resiko menjadi sebuah peluang baru yang menguntungkan.

 

Untuk memulai usaha memang tidak semudah membalikan telapak tangan. Dibutuhkan keberanian dan  strategi bisnis yang matang, sebelum akhirnya masuk ke zona yang serba belum pasti ini. Semua peluang bisnis memang memiliki resiko, walaupun tingkat resiko yang dimiliki berbeda-beda. Ada usaha yang beresiko besar adapula yang resikonya hanya kecil, namun bukan berarti resiko-resiko tersebut tidak bisa diatasi dan diminimalisir. Bagaimana cara mengatasi resiko bisnis? Berikut langkah-langkah yang perlu Anda perhatikan, untuk mengurangi resiko.

 

* Sebelum memulai usaha, sebaiknya Anda melakukan riset mengenai hambatan-hambatan yang dimungkinkan muncul ditengah perjalanan usaha. Dengan begitu Anda dapat menyiapkan strategi sedini mungkin, untuk mengantisipasi hambatan yang dimungkinkan ada. Misalnya saja resiko persaingan bisnis yang dimungkinkan semakin meningkat.

* Pilihlah peluang bisnis  sesuai dengan skill dan minat yang Anda miliki, jangan sampai Anda memulai usaha hanya karena ikut-ikutan trend yang ada. Dengan memulai usaha sesuai dengan skill dan minat, setidaknya Anda memiliki bekal pengetahuan dan keahlian untuk mengurangi dan mengatasi segala resiko yang muncul di tengah perjalanan Anda. Hindari peluang usaha yang tidak Anda kuasai, ini dilakukan agar Anda tidak kesulitan dalam mengatasi segala resikonya.

* Carilah informasi mengenai kunci kesuksesan bisnis Anda. Hal tersebut bisa membantu Anda untuk menentukan langkah-langkah apa saja yang bisa membuat usaha Anda berkembang, dan langkah apa saja yang tidak perlu dilakukan untuk mengurangi munculnya resiko yang tidak diinginkan.

* Sesuaikan besar modal usaha yang Anda miliki dengan resiko usaha yang Anda ambil. Jangan terlalu memaksakan diri untuk mengambil peluang usaha yang beresiko besar, jika modal usaha yang Anda miliki juga masih terbatas.

* Kesuksesan bisnis bisa dibangun dengan adanya keteguhan hati yang didukung kreatifitas. Dengan keteguhan hati dalam mencapai kesuksesan serta kreatifitas  untuk mengembangkan usaha dengan ide-ide baru. Maka segala resiko yang muncul bisa Anda atasi dengan baik.

* Cari informasi tentang prospek bisnis tersebut sebelum mengambil sebuah resiko. Saat ini banyak peluang usaha yang tiba-tiba booming, namun prospek bisnisnya tidak bisa bertahan lama. Hanya dalam hitungan bulan saja, bisnis tersebut surut seiring dengan bergantinya trend pasar. Sebaiknya Anda menghindari jenis peluang usaha seperti itu, karena resikonya cukup besar.

* Ketahui seberapa besar tingkat kebutuhan masyarakat akan produk Anda. Semakin besar tingkat kebutuhan konsumen akan sebuah produk, maka akan memperkecil resiko bisnis tersebut. Setidaknya resiko dalam memasarkan produk.

Menjadikan Persaingan sebagai Motivasi Bisnis

 

Hampir dalam segala hal, selalu ada persaingan. Bahkan banyak pula yang beranggapan,  jika tidak ada persaingan maka hal tersebut dianggap kurang menarik. Begitu juga dengan persaingan di bidang bisnis, akan ada persaingan bisnis baik secara langsung maupun secara tidak langsung.

 

Adanya persaingan bisnis memang sangatlah wajar, namun sebaiknya jangan terlena dan melemah jika menghadapi persaingan bisnis yang bermunculan. Coba amati berbagai produk yang beredar dipasaran, semakin hari produk yang ditawarkan semakin kreatif dan inovatif seiring dengan persaingan pasar yang semakin ketat. Hal ini menunjukan bahwa tidak selamanya persaingan bisnis menjatuhkan lawannya, tetapi malah mampu memotivasi sebuah bisnis untuk berkembang dengan cepat. Agar bisnis yang Anda jalankan tidak melemah ketika menghadapi persaingan, berikut kami berikan tips sukses menjadikan persaingan sebagai motivasi bisnis bagi Anda :

 

* Nikmatilah persaingan bisnis yang menghampiri Anda. Karena dengan menikmatinya Anda dapat berpikir mengenai ide – ide baru yang kreatif dan inovatif untuk menghadapi persaingan tersebut.

* Jangan anggap persaingan sebagai beban, karena hanya akan melemahkan mental diri Anda. Sehingga tak jarang sebuah bisnis bisa hancur karena pemiliknya hanya meratapi persaingan yang semakin ketat, tanpa memikirkan inovasi baru untuk menghadapinya.

* Jadikan persaingan sebagai motivasi bisnis Anda, dengan begitu Anda lebih semangat untuk mengembangkan bisnis. Jadi perkembangan bisnis bisa lebih cepat, dan tidak hanya bertahan dalam satu kondisi tertentu tanpa adanya kemajuan apapun.

* Dengan adanya persaingan bisnis, Anda juga bisa mengevaluasi sejauh mana kualitas produk yang Anda ciptakan mampu bersaing dengan produk perusahaan lain. Selain itu Anda juga bisa menilai kelebihan produk pesaing, sehingga Anda dapat merencanakan inovasi produk yang lebih baik dari produk pesaing .

* Teruslah belajar dan mencoba sesuatu yang baru, jangan pernah merasa takut gagal. Karena semakin sering mencoba inovasi baru, maka para pesaing semakin kesulitan untuk meniru produk Anda. Selain itu dengan perkembangan produk, bisnis Anda tidak tertinggal oleh bisnis para pesaing.

* Dan yang terpenting adalah jangan pernah menganggap para pesaing menjadi musuh kita.

Demikianlah rangkuman pengertian bisnis dari saya. Semoga apa yang saya utarakan dapat bermanfaat. Terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: