Jumaristoho's Blog

Just another WordPress.com site

Koperasi

KOPERASI

I. Pendahuluan

Bentuk usaha koperasi sebagaimana yang diisyaratkan dalam pasal 33 UUD 1945 adalah merupakan pranata ekonomi yang menggambarkan adanya “demokrasi ekonomi “.Dalampenjelasanpasal 33 UUD 1945 dinyatakan bahwa produksi dikerjakan oleh semua di bawah pimpinan atau kepemilikan anggota – anggota masyarakat.Selanjutnya dinyatakan pula bawah kemakmuran masyarakatlah yang diutamakan ,bukan kemakmuran orang perorang. Sebab itu perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan .Bangun perusahaan yang sesuai dengan itu adalah Koperasi. Dari penjelasan pasal 33 dalam upaya mewujudkannya dalam kenyataan pemerintah tidak mengeluarkan serangkaian peraturan antara lain Undang undang nomor 12 Tahun 1967 dan Inpres Nomor 2 Tahun 1978.
Dalam hubungan dengan hal itu ,maka akan membicarakan Koperasi sebagai salah satu pranata ekonomi yang penting dalam Sistem Ekonomi Indonesia meliputi: Koperasi di Indonesia

II. ISI

Koperasi berasal dari kata ko yang berarti bersama dan operasi yang berarti bekerja. Jadi Koperasi artinya sama sama bekerja.
Asal koperasi berasal dari kata –kata latin :cum yang berarti“dengan” dan operasi yang berarti” bekerja “. Dari dua kata tersebut diperoleh kata koperasi yang artinya secara umum kira-kira “bekerja dengan orang lain atau kerja bersama-sama orang lain untuksuatu tujuan atau hasil tertentu.

Koperasi mempunyai dua macam arti :
1. Koperasi sosial
2. Koperasi ekonomi
Koperasi sosial adalah koperasi yang dilakukan berdasar tolong menolong baik untuk kepentingan umum maupun kepentingan pribadi.Kepentingan umum misalnya :
• Membuat jalan- jalan
• Bangunan umum
• Pengairan
• Dll tanpa memperhitungkan interest ekonomi
Kepentingan pribadi misalnya :
• Membuat Rumah
• Perkawinan ,dll
Koperasi Ekonomi adalah koperasi yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasa. Di Indonesia telah ada sejak perpisahan masa dari abad 19 ke abad 20.

Landasan Koperasi
Landasan koperasi secara implicit disebutkan dalam BAB II Pasal 2 yang berbunyi :
• Pasal 2 ayat 1 : Landasan idiil Koperasi Indonesia adalah Pancasila
• Pasal 2 ayat 2 : Landasan structural Koperasi Indonesia adalah UUD 1945 dan
Landasan geraknya adalah pasal 33 ayat 1UUD 1945 beserta penjelasannya.
• Pasal 2 ayat 3 : Landasan mental Koperasi Indonesia adalah setia kawan dan
Kesadaran pribadi.
Asas koperasi Indonesia diatur dalam pasal 5 yang berbunyi “asas Koperasi Indonesia adalah kekeluargaan dan gotong royong. “
Sendi- sendi dasar Koperasi Indonesia adalah :
• Sifat keanggotaannya sukarela dan terbuka untuk setiap warga Negara Indonesia.
• Rapat anggota merupakan kekuasaan tertinggi sebagai pencerminan demokrasi dalam koperasi.
• Pembagian sisa hasil usaha diatur menurut jasa masing- masing anggota.
• Adanya pembatasan bunga atas modal
• Mengembangkan kesejahteraan anggota khususnyadanmasyarakat pada umumnya.
• Usaha dan ketata laksanaanya bersifat terbuka
• Swadaya , Swakerta, danSwasembada sebagai pencerminan dari pada prinsip dasar :percaya pada diri sendiri
Peranan dan Tugas Koperasi Indonesia
Peranan dan tugas koperasi diatur dalam pasal 7 dan 8 UU No. 12 Tahun 1967, pasal 7. Isi dari pasal ini adalah :
Koperasi Indonesia dalam rangka pembangunan ekonomi dan perkembangan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya berperan serta bertugas untuk :
1. Mempersatukan ,mengarahkan, membina dan mengembangkan potensi , daya kreasi, daya usaha rakyat untuk meningkatkan produksi dan mewujudkan tercapainya pendapatan yang adil dan kemakmuran yang merata.
2. Mempertinggi taraf hidup dan tingkat kecerdasan rakyat.
3. Membina kelangsungan dan perkembangan demokrasi ekonomi.
Peranan Pemerintah dalam Koperasi
Dalam pasal 37 UU no. 12 Tahun 1967 dinyatakan bahwa peranan pemerintah dalam koperasi Indonesia adalah :
Pemerintah berkewajiban untuk memberikan bimbingan ,pengawasan, perlindungan dan memberi fasilitas terhadap Koperasi serta memampukannya untuk melaksanakan pasal 33 Undang –undangDasar 1945.
Kewajiban Pemerintah dalam gerakan koperasi :
1. Bimbingan , dengan maksud untuk menciptakan kondisi yang memungkinkan Gerakan Koperasi akan tumbuh dan berkembang antara lain dengan jalan pendidikan dan penyuluhan
2. Pengawasan , yang bermaksud untuk mengamankan dan menyelamatkan kepentingan , baik bagi perkumpulan koperasi maupun guna kepentingan pihak lain
3. Fasilitas , yang dapat dituangkan dalam bentuk:
• Pemberian sesuatu ,baik berupa uang atau jasa.
• Keistimewaan , baik yang berupa keringanan atau pun lalu lintas hukum, misalanya materai,
• Kebijaksanaan yang tersendiri tentang perkreditan termasuk syarat-syarat kredit yang mudah dan ringan untuk memajukan usaha-usaha koperasi ,fasilitas dalam bidang produksi dan distribusi .

III. Penutup
Demikianlah tulisan pembahasan mengenai Koperasi . Diharapkan melalui tulisan tersebut kita dapat mengerti ,mengenal , dan memahami arti , fungsi, landasan maupun seluk- beluk mengenai Koperasi yang merupakan soko guru dalam Sistem Perekonomian Indonesia.
Akhir kata ,saya penulis mengucapkan banyak terimakasih kepada semua yang berperan membantu dalam penyusunan tulisan ini.
Semoga kita dapat membangun koperasi yang baik ,dan berguna tidak hanya bagi perorangan melainkan bagi masyarakat Indonesia .

IV. Sumber
Karta Saputra dkk .Koperasi Indonesia ,Bina Aksara , Jakarta , 1985.
Irawan dkk .Ekonomi Pembangunan BPFE , UGM , Yogyakarta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: